CINTA dan CINTA
Sekalipun Cinta telah ku uraikan dan aku jelaskan panjang lebar.
Namun jika Cinta ku datangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri.
Meskipun lidah ku telah mampu menguraikan.
Namun tanpa lidah, Cinta ternyata lebih terang.
Sementara pena begitu tergesah-gesah menuliskannya.
Kata-kata pecah berkeping-keping begitu senang kepada Cinta.
Dalam menguraikan Cinta, akal berbaring tak berdaya.
Bagaikan keledai berbaring dalam lumpur.
Cinta sendirilah yang menerangkan Cinta dan pencintanya.
Oleh;
Darma, Kajuara 03 08 2012
Darma, Kajuara 03 08 2012
Komentar
Posting Komentar