Kisah, dan Ceritaku "PERJUANGAN TANPA HENTI"
Nama ku Triwahyuni, aku dilahairkan tepat pada tanggal 05 juli 1990 ,
aku anak bungsu dari tiga bersaudara aku memiliki dua orang kakak ,
banyak yang bilang anak bungsu itu manja tapi kata-kata itu tidak buat ku, karena sejak lulus SD ayah dan ibuku menyekolahkan ku di pesantren ,
dipesantren aku di didik menjadi anak yang mandiri ,kreatif , inovatif serta bertanggung jawab.
Berawal dari tahun 2008 ketika q baru lulus SMA , dimana masa-masa itu adalah masa2 paling indah dan saat itu aku merasa sangat senang sekali karena akan melanjutkan kejenjang pendiidkan yang lebih tinggi , tetapi apa boleh buat keinginan ku untuk melanjutkan sekolah harus ku tunda karena aku terpilih sebagai salah satu siswa berprestasi sehingga diwajibkan untuk mengabdikan diri selama satu tahun , selama masa pengabdian banyak pelajaran serta pengalaman yang ku dapat , hari –hari ku jalani dengan penuh ceria, keikhlasan serta kesenangan , karena visi dalam hidup ku adalah senangilah pekerjaan mu dan jangan mengerjakan apa yang kamu senangi ,, sebuah visi yang simple tapi penuh makna .
Tak terasa satu tahun pun terlewati , Banyak rintangan, cobaan, dan tentu saja banyak pula solusinya. Setiap masalah yang ku hadapi, apapun sulitnya, pasti ada penyelasaiannya. Pelajaran penting dari setiap masalah adalah bagaimana mengambil manfaatnya, aku yakin setiap masalah pasti ada solusi dan hikmah di balik itu semua dan bagi ku masalah adalah salah satu cara untuk membuat kita lebih dewasa serta lebih arif dalam bertindak,,,,,,, menyikapi suatu masalah dalam hidup sesungguhnya tergantung pada diri sendiri ,Setiap individu mempunyai caranya masing-masing. Yang terpenting adalah cara melewatinya dan bagaimana kita menikmati setiap detailny ,hidup itu perlu perjuangan, keringat, dan waktu. Tapi disitulah keajaibannya. Yakin saja, Tuhan tak pernah tidur. Dia Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui. Maha Melihat apa yang kita usahakan, Maha Mendengar apa yang kita harapkan, dan Maha Mengetahui apa yang kita korbankan. Semua akan kembali kepada kita sendiri, apa yang ditanam, itulah yang nantinya akan dipetik. Hidup penuh dengan perjuangan, tak selamanya kita berada di atas, kadang kala harus dibawah. Syukuri nikmat, niscaya semua akan jadi lebih sempurna, “The more we are grateful, the more happiness we get".
Tepatnya pada bulan juni 2009 aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ku , saat itu hati ini merasa pilu, sedih ketika harus meninggalkan pondok tercinta . selama 6 tahun ku menimba ilmu di pondok , disinilah aku diajarkan tentang arti kehidupan, saling menghargai, saling berbagi , kemandirian serta tanggung jawab . Yang paling membuat ku sedih adalah ketika harus berpisah dengan adik-adik, guru-guru serta teman seperjuangan selama 6 tahun pula kami makan, tidur, susah ,senag bersama bagi q mereka adalah keluarga ku , tak sanggup hati ini harus berpisah dengan mereka , tapi apa boleh buat keadaan dan waktulah yang memisahkan q dengan mereka , hanya untaian doa yang bisa ku berikan untuk mereka , aku yakin kelak kita akan dipertemukan dilain waktu dengan keadaan yang lebih baik . Terus berjuang dan berkarya kawan “Keep going and never quit” . Hidup adalah pilihan. Bila kita memilih tetap berada di jalan yang benar dengan segala perjuangannya, maka insya Allah jalan itulah yang membawa kita pada keindahan hidup yang sebenarnya. Terima Kasih.
Oleh:

Komentar
Posting Komentar