Subhananllah ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Anda melihat ibu anda sekarang berada di
depan anda.
Ternyata tangan itu adalah tangan Ibu
anda yang sedang memanggil engkau .
Sekarang melihat sosok Ibumu itu, yang setiap
hari Anda meraih dan hardik itu berada di depan Mu..
Anda melihat wajah yang sudah semakin
tua,,,,,
karna memikirkan kemaksiatan yang kita
lakukan….
Anda lihat wajah-Nya yang semakin tua,,,,
karna memikirkan anaknya yang nakal, tidak
pernah menurut dengan Nya,,,
Anda lihat kerut wajah-Nya yang semakin tua ,,,,,
Karna mungki sekarang beliau sedang sakit
tapi dia tidak ceritakan kepadamu,,,,
karna takut mengganggu pelajaranmu,,,
Andah lihat wajahnya semakin putih ,,,,,,
Karna mungkin dia menderita penyakit
kronis yang dia tidak ceritakan pada Mu,,,
Karna dia takut mengganggu
pelajaranmu,,,,
Kemudian ibumu tersenyum kepadamu, senyum
yang sangat indah,,,,
KemudianIbumu mengecup keningmu ,,,,
Sebagaimana ketika Dia kecup keningmu
saat kau sakit pada saat kecil dulu,,,,
Subhanallah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Ibumu mengusap kepalamu,,,,,,,,,
sebagaimana Dia mengusap ketika Dia
menghiburmu saat kau TK dan SD dulu,,,
ibumu memeluk dirimu dan engkau merasakan
energi cinta dan keiklasan mengalir pada diri mu ,,,
kemudian ibumu mengecup keningmu dan pipi
seblah kanan dan kirimu,,
Sebagaimana yang biasa dia lakukan ketika
ia mengantarmu ke TK waktu engkau kecil dulu,,
Kemudian Ibumu membisikkan di
telingamu,,,
Wahai anakku yang ibu cintai,,,,maafkan
ibu mengganggumu di pantai yang indah
ini,,,
Maafkan kesalahan ibu selama ini ya
nak,,,,,, ?
kalau ibu senantiasa menyuruhmu untuk
sholat 5 waktu,,,
kalau ibu senantiasa menyuruhmu untuk belar dan mematikan televise,,,,
kalau ibu senantiasa menyuruhmu untuk
berbakti kepada ibu dan Ayahmu,,,
Sebetulnya ibu tak minta apa-apa nak ,
Ibu Cuma minta doakan ibu 1 menit saja setelah sholatmu,,,
Nakkkkkk,,,,,,,,,,,,,
Ibu tidak tau apakah kau pulang nanti kau
masih melihatdan bertemu dengan ibu,,,,
Mungkin ketika mobil sekolah
mengantarkanmu ke rumah,,,,,
kau melihat orang sedang berkumpul di rumahmu
dan ketika kau masuk di dalam rumahmu ,,
kau sedang melihat ibumu ditutupi oleh
kain,,,,,,
Ketika kau rabah wajah ibu telah dingin,,
Ketika kau rabah nada ibu tidak
berdetak,,
Seandainya itu yang terjadi wahai
ibu,,,,,
Wahai
Anakku,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Maafkanlah ibumu ini, maafkan jika lau ketika kecil dulu ibu sering
memarahimu,,,
Terus terang nak,sejak dulu ibu ingin
beli baju baru tapi ibu selalu tahan demi
kau nak,,,,
supaya
engkau bisa beli baju baru agar engkau tidak malau sama kawan-kawanmu,,,
ibu ingin beli daster dan sandal barutapi
slalu ibu tahan,,
supaya engkau bisa beli sepatu baru
supaya tidak malu sama kawan-kawanmu,,
seandainya ibu tidak bisa menemanimu di
probolinggo,,,,
Ibu titip Ayahmu nak,,,,temani dia,,,
gantikan Ibu untuk memasakkan masakan kesukaannya,,,,
Lihatlah baju ayahmu bahkan ketika kau
bangun tidur ,,,,
Ketika di siang dan sore hari, Ayahmu
belum pulang bukan,,,,?
Bahkan kau habis sholat ashar dan akan
belajar,,,
Ayahmu mungkin belum pulang,,,,,
Ketika dia pulang engkau masih lihat
bajunya basah karna keringat,,,
Karna untuk membesarkan dan
menyekolahkanmu,,,,
Temani ayahmu nak,,,,,
Berbakti kepadanya karna dialah
satu-satunya kunci surga yang bisa engkau masuk,,,
Sekali lagi ibu minta maaf jikalau ibu
sering tidak berkenang kepadamu,,,
Maafkan ibu nak ,,,,,,,,,,,,,
Maafkan ibumu yang dohif dan lemah ini,,,
Satu yang engkau harus ketahui dibalik
semua kata-kata ibu,,,
“ Ibu selalu mencintaimu dan ibu selalu
bangun malam untuk mendoakan kesuksesanmu “
Walaupun kamu tertidur nyenyak dikamar mu,,
Kemudian ibumu melepaskan pelukannya dan
dia meninggalkanmu,,,,,
Kemudian melambaikan tangan kepadamu dan
saat itu kau bersimpuh di pantai itu,,,
Ibumu telah hilang dipandanganmu dan entah apakah kau bisa melihat wajah ibumu
lagi,,,,
“
Rabbigfirli wali-wali dayya hamhuma kama robbayani sogira “
Ya Alloh maafkanlah dosa hamba,,,
Maafkan dosa kedua orang tua hamba,,,
Sebagaimana menyayangiku diwaktu kecilku,,,,
Lindungilah mereka saat mereka
melindungiku dengan menjadikan tubuh mereka selimut,,,
Seakan tidak rela satu nyamukpun
menyentuhku ,,,,,
Sayangi mereka saat mereka menemaniku di
rumah sakit,,,
Ya alloh,,,,,
Sayangi mereka sebagaimana mereka mengantarkan
ku mendaftar SMA ,,
Mengantarkan ku dipintu rumah setiap
hari, memasakkan nasi goreng kesukaan ku,,,
Padahal dia belum sarapan untuk mengisi
perutnya,,,
Tapi dia antarkan di pinggir rumah, di
pintu rumahdan dia selalu mendo’akan kebaikan kepadaku,,,
Sayangi mereka ya Alloh,,,
Seandainya Kau masih bisa memberiku
kesempatan untuk membahagiakan mereka ya Alloh,,,,
Aku ingin sekali mengajak dan menggandeng
nya untuk sa’i antara sofa dan marwa,,,
Untuk berdo’a di raudatul jannah di
masjid nabawi dengan uang hasil keringatku sendiri,,
Ya Alloh ingin sekali memberikan hadiah
ulang tahun untuk naik haji Ya ALLOH,,,,,
Astagfirullahal azim,,,,
Astagfirullahal azim,,,,
Astagfirullahal azim,,,, ,,
Komentar
Posting Komentar